Wisata Religi Makam Ki Ageng Perwito Setiap Malam Jum'at: Sisi Lain Desa Ngreden yang Menenangkan
Desa Ngreden di Klaten memang populer karena kemeriahan Tradisi gunungan ngreden 2026 . Namun, jika Anda masuk lebih dalam ke jantung desa, terdapat sebuah destinasi wisata religi Klaten yang menjadi pusat spiritual masyarakat setempat, yakni Makam Ki Ageng Perwito. Tempat ini bukan sekadar pemakaman, melainkan simbol sejarah penyebaran Islam di wilayah Klaten.
Di desa ngreden juga ada sumber mata air yang letaknya dekat pinggir jalan arah lapangan konon katanya sumber ini memiliki energi, dulu banyak yang datang setiap malam Jum'at pada mandi di situ dan ada juga air nya di bawa pulang.
Sejarah Singkat & Daya Tarik
Ki Ageng Perwito dikenal sebagai tokoh besar yang memiliki pengaruh kuat di masa lalu. Berziarah ke sini memberikan nuansa ketenangan yang berbeda. Arsitektur kompleks makam yang masih menjaga nuansa tradisional Jawa memberikan kesan autentik bagi siapa saja yang berkunjung.
Bagi pengunjung yang datang dari luar kota, berziarah ke sini sering kali dikaitkan dengan upaya mencari keberkahan dan ketenangan batin. Terutama pada malam-malam tertentu seperti Jumat Wage atau saat bulan Sapar, kompleks ini akan ramai oleh peziarah yang memanjatkan doa.
Menyisir Kesegaran di Ngreden: Menemukan Kedamaian di Balik Sumber Mata Air
Setelah puas berziarah atau sekadar berkeliling menikmati suasana desa yang asri, tidak ada cara yang lebih baik untuk melepas penat selain mencari kesegaran alami. Di Desa Ngreden dan sekitarnya, Anda akan dimanjakan oleh keberadaan beberapa sumber mata air (umbul) yang masih sangat jernih dan terjaga kealamiannya.
Daya tarik utama yang tidak boleh dilewatkan adalah:
- Sumber Tretes : Sebuah oasis lokal yang tenang, sangat cocok bagi Anda yang ingin merasakan suasana air pedesaan yang jujur.
- Sumber mbogem: Terletak tak jauh dari sana, umbul ini terkenal dengan pancaran airnya yang konon memiliki khasiat terapi kesehatan karena kandungan mineral alaminya.
Panduan Akses dan Jarak Tempuh
Menjangkau titik-titik kesegaran ini sebenarnya cukup mudah, namun ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan:
- Akses Jalan: Jalanan menuju Desa Ngreden umumnya sudah beraspal halus dan bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Namun, saat mendekati area umbul, jalannya mungkin sedikit menyempit khas jalan antar kampung, jadi tetap berhati-hati ya.
- Rute Terdekat: Jika Anda berangkat dari pusat Kota Klaten, perjalanan memakan waktu sekitar 20-30 menit melalui jalur Delanggu.
- Antar Umbul: Jarak antara Umbul Ngreden menuju Umbul Brintik tergolong sangat dekat, hanya sekitar 5-10 menit berkendara. Anda bahkan bisa bersepeda santai di antara kedua lokasi ini sambil menikmati pemandangan sawah yang membentang.
Air yang jernih seolah kaca dan udara yang sejuk khas Klaten bagian timur ini akan mencuci sisa lelah perjalanan Anda. Berendam sejenak atau sekadar membasuh muka di sini memberikan ketenangan batin sebelum Anda melanjutkan perjalanan.
Sedikit Tips Buat yang Mau Main ke Ngreden:
- Pakaian adalah Kunci: Mengingat Ngreden kental dengan suasana religi, usahakan memakai pakaian yang sopan dan tertutup. Ini bentuk penghormatan kita terhadap warga dan adat makam Ki Ageng Perwito.
- Momen Paling Pas: Saya sarankan datang pada Kamis sore menjelang malam Jumat. Kenapa? Karena saat itulah denyut nadi kuliner desa paling terasa, lengkap dengan pemandangan sore yang asri di pinggir jalan desa.
- Uang Tunai (Cash): Jangan mengandalkan QRIS atau kartu debit ya. Sebagian besar pedagang di sini adalah warga lokal yang hanya menerima uang tunai. Jadi, pastikan dompet Anda sudah terisi uang pas.


kalau mau ke makam lebih bagus setiap malam Jumat
BalasHapusjangan lupa kalau ke sini bawa oleh oleh intip dan legondo produk asli dari desa ngreden
BalasHapus