Wisata Religi Makam Ki Ageng Perwito Setiap Malam Jum'at: Sisi Lain Desa Ngreden yang Menenangkan
Desa Ngreden di Klaten memang populer karena kemeriahan Tradisi gunungan ngreden 2026 . Namun, jika Anda masuk lebih dalam ke jantung desa, terdapat sebuah destinasi wisata religi Klaten yang menjadi pusat spiritual masyarakat setempat, yakni Makam Ki Ageng Perwito. Tempat ini bukan sekadar pemakaman, melainkan simbol sejarah penyebaran Islam di wilayah Klaten.
Sejarah Singkat & Daya Tarik
Ki Ageng Perwito dikenal sebagai tokoh besar yang memiliki pengaruh kuat di masa lalu. Berziarah ke sini memberikan nuansa ketenangan yang berbeda. Arsitektur kompleks makam yang masih menjaga nuansa tradisional Jawa memberikan kesan autentik bagi siapa saja yang berkunjung.
Bagi pengunjung yang datang dari luar kota, berziarah ke sini sering kali dikaitkan dengan upaya mencari keberkahan dan ketenangan batin. Terutama pada malam-malam tertentu seperti Jumat Wage atau saat bulan Sapar, kompleks ini akan ramai oleh peziarah yang memanjatkan doa.
Menjelajah Rasa di Ngreden: Dari Jenang hingga Sego Wiwit
Bagi saya, ada beberapa kuliner yang wajib Anda cicipi jika mampir ke sini:
- Jenang Tradisional yang Legit: Berbeda dengan jenang pabrikan, jenang di Ngreden biasanya dibuat untuk acara adat. Teksturnya lembut banget dengan rasa manis gula jawa yang pas—tidak bikin enek.
- Sego Wiwit (Menu Wajib Petani): Ini juaranya! Nasi khas petani ini disajikan dengan sambal gepeng dan sayuran segar. Rasanya sangat otentik, seolah membawa kita kembali ke suasana pedesaan zaman dulu.
- Intip dan Legondo: Kalau cari oleh-oleh, dua jajanan ini adalah primadonanya. Dibuat langsung oleh warga setempat menggunakan resep turun-temurun, Intip (kerak nasi) di sini sangat renyah, sedangkan Legondo-nya punya rasa gurih-manis yang khas.
Sedikit Tips Buat yang Mau Main ke Ngreden:
- Pakaian adalah Kunci: Mengingat Ngreden kental dengan suasana religi, usahakan memakai pakaian yang sopan dan tertutup. Ini bentuk penghormatan kita terhadap warga dan adat makam Ki Ageng Perwito.
- Momen Paling Pas: Saya sarankan datang pada Kamis sore menjelang malam Jumat. Kenapa? Karena saat itulah denyut nadi kuliner desa paling terasa, lengkap dengan pemandangan sore yang asri di pinggir jalan desa.
- Uang Tunai (Cash): Jangan mengandalkan QRIS atau kartu debit ya. Sebagian besar pedagang di sini adalah warga lokal yang hanya menerima uang tunai. Jadi, pastikan dompet Anda sudah terisi uang pas.


kalau mau ke makam lebih bagus setiap malam Jumat
BalasHapusjangan lupa kalau ke sini bawa oleh oleh intip dan legondo produk asli dari desa ngreden
BalasHapus